~ The Largest Muslim Hacker Community ~
 
HomeCalendarFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
LINK PARTNER










Top posters
Rascal_21
 
Moeslim_Soldiers
 
Cvh0
 
h1t4k3
 
offistar
 
menjelajahbumi
 
riv182
 
0nCeR
 
ohara_inamiji
 
Kn19ht
 

Share | 
 

 Pembuktian Allahu Akbar

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
offistar



Posts : 21
Join date : 2011-07-16

PostSubject: Pembuktian Allahu Akbar   Sat Jul 16, 2011 12:09 pm

Zaman sekarang banyak orang yang menjual agamanya demi mendapatkan kenikmatan atau keleluasaan hidup di dunia ini yang hanya sementara. Dimana segolongan manusia mengorbankan tauhidnya berbondong-bondong menjadi polisi dan tentara thaghut demi mendapatkan gaji bulanan dan tunjangan hidup, segolongan mereka mau menjadi mata-mata thaghut yang mengawasi dan melaporkan kegiatan amal jihadi kepada thaghut dan ansharnya, sebagian yang lain rela menjadi alat penjinak para singa tauhid dan jihad demi kepentingan penguasa thaghut dalam rangka mendapatkan imbalan dunia dan lain sebagainya….

اللّهَ اكبر …Allah Maha Besar… Dia lebih besar dan lebih agung daripada sebidang tanah dan hukum-Nya lebih besar daripada sekedar tanah air. Dimana ajaran Allah harus di junjung tinggi walaupun berbenturan dengan kepentingan tanah airnya atau negaranya. Oleh sebab itu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam hijrah meninggalkan Mekkah tanah airnya menuju Madinah dan begitu pula para sahabatnya…

Allah ta’ala pun telah mengancam orang yang lebih mencintai tanah airnya sehingga menelantarkan hukum dan ajaran Allah, dimana mereka lebih mengutamakan dan mengedepankan kepentingan bangsanya dan negaranya daripada agama dan hukum Allah, dan demi meraih ridla anak-anak bangsa yang kafir mereka menggugurkan hukum Islam di dalam aturan sistim pemerintahan dan mereka menggunakan hukum buatan yang direstui oleh orang-orang kafir asli dan orang-orang murtad…sehingga gugur pula makna takbir yang mereka ucapkan, tiada arti bagi takbir yang diucapkannya bila yang diterapkan dan di junjung tinggi adalah hukum thaghut, tidak ada arti bagi takbir yang mereka ucapkan bila yang diberikan loyalitas adalah hukum buatan, tidak ada makna bagi takbir yang diucapkan oleh tentara dan polisi bila yang di junjung tinggi dan dilindungi adalah hukum thaghut dan hukum setan….

Padahal ucapan takbir selalu mereka lantunkan, maka apakah sseperti itu bukti kongkritnya? Yang ada malah wujud الحب اكبر (Cinta Maha Besar?!!!).. Aku tak bisa hidup tanpa dirimu di sisiku!!!? Yang menghantarkan orang itu pada posisi fasiq di dalam surat At Taubah: 24

قُلْ إِن كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُواْ حَتَّى يَأْتِيَ اللّهُ بِأَمْرِهِ وَاللّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

“Katakanlah: “Bila bapak-bapak kamu, anak-anak kamu, saudara-saudara kamu, isteri-isteri kamu, karib kerabat kamu, harta-harta yang kamu usahakan dan perniagaan yang kalian khawatirkan kerugiannya serta tempat-tempat tinggal yang kamu sukai adalah lebih kalian cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta dari jihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan urusan-Nya. Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang fasiq.” [At Taubah: 24]

اللّهَ اكبر …Allah Maha Besar…Allah lebih besar dari anak kita, oleh sebab itu jangan sampai kecintaan kepadanya menjadi penghalang di dalam menjalankan perintah Allah ta’ala…

Perhatikanlah makna اللّهَ اكبر yang terpatri di dalam jiwa Ibrahim ‘alaihissalam tatkala diperintahkan Allah untuk menyembelih putera kesayangannya Ismail ‘alaihissalam, dan perhatikan pula sikap anak yang tunduk dan rela sepenuh hati menerima konsekuensi perintah Allah ta’ala:

يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِن شَاء اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ

“(Ibrahim) berkata: “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab: “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu, insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” [Ash Shaffat: 102]



Ini dia Abu Salamah Radliallahu ‘anhu, tatkala kewajiban hijrah sudah tetap ke Madinah, maka ia pergi hijrah meninggalkan anak dan isterinya yang ditahan oleh kaumnya, dan begitulah Generasi salaf pergi jauh berjihad meninggalkan anak-anaknya yang masih dikandung atau masih kecil, apakah hanya kita saja yang memiliki anak kecil dan isteri yang sedang hamil tua? Mana makna اللّهَ اكبر yang selalu kita ulang-ulang di dalam gerakan shalat?!!! Coba lihat lagi ayat 24 At Taubah tadi…! Anak itu titipan dan milik Allah, maka jangan sampai ia menghalangi pelaksanaan kewajiban …

اللّهَ اكبر …

Allah Maha Besar… Dia lebih besar dari ayah sendiri, oleh sebab itu Ibrahim ‘alaihissalam berlepas diri dari ayahnya tatkala ayahnya itu bersikukuh diatas kekafiran.


فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُ أَنَّهُ عَدُوٌّ لِلّهِ تَبَرَّأَ مِنْهُ

“Kemudian tatkala telah jelas baginya (Ibrahim) bahwa ayahnya itu adalah musuh bagi Allah, maka ia (Ibrahim) berlepas diri darinya.” [At Taubah: 114]
Back to top Go down
View user profile
 
Pembuktian Allahu Akbar
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
[+] Al Bantani Crew a.k.a Pandeglang Hacker Team [+] :: Artikle Islam-
Jump to: